social entrepreneurship

Membangun Social Entrepreneurship menjadi pilihan menarik untuk dikembangkan dalam asyarakat sadar internet. Produk yang tercipta dilingkungan masyaraka di suatu tempat bisa dipasarkan secara global, bukan hanya di tingkat nasional, seluruh Indonesia, namun juga bisa dipasarkan ke seluruh dunia.

Membangun kewirausahaan berbasis sosial masyrakat bisa dimulai dari kampus, dan bisa juga dimulai dari desa-desa. Para penggerak untuk mewujudkan social entrepreneurship memang membutuhkan bantuan sluruh pihak guna terwujudnya kewirausahaan masyarakat desa yang mampu memproduksi dan memasarkan produk, bukan hanya sebagai konsumen.

Social Entrepreneurship, Inspirasi, Ide dan Praktek

Hadirnya jaringan internet di masyakarat, dengan dilengkapi wawasan dan pengetahuan yang bisa memanfaatkan internet sebagai media marketing, mampu mengubah perekenomian warga menjadi lebih baik dan lebih mandiri.

Saya, secara pribadi, mencoba untuk turut serta dalam membangun social entrepreneurship ini dengan membuka pelatihan satu hari bagi warga atau pun mahasiswa. Berikut ini adalah materi standar yang biasa saya distribusikan dalam pelatihan pengembangan kewiraushaan sosial.

Untuk mewujudkan masyarakat mandiri secara ekonomi, pembangunan kesadaran sosial ekonomi kemasyarakatan perlu ditumbuhkan, dan mengacu pada peningkatan pendapatan penduduk, dipandang perlu meatlih kemampuan kewirausahaan yang peduli lingkungan sosial.

Tag line utama, barangkali, membantu mengembangkan masyarakat lebih memahami dan menggunakan internet untuk meningkatkan kesejahteraan hidup mereka.

Time Line Acara Kelas Social Entrepreneurship

social entrepreneurship

Jam 8.00 sd 10.00

Paradigma shifting/perubahan mindset ke kemandirian, entrepreneurship (ceramah dan motivasi berbagi pengalaman, sharing sesion dan passion)

Sesi ini peserta dibawa ke alam serba terbatas dengan narasi betapa rumitnya hidup di era keterbatasan. Kemudian lahir era internet, mobile internet yang memudahkan seluruh proses bisnis.

Memulai Usaha menjadi lebih mungkin dan mudah di era mobile network. Peserta diajak untuk berbagi pengalaman, rencana usaha dan hambatan-hambatan yang mereka hadapi diberi solusi.

Peserta diminta menuliskan apapun yang ingin mereka wujudkan dalam 12 bulan setelah pelatihan social entrepreneurship.

Jam 10.00 sd 10.30

Coffee break (sharing ide dan rencana antar peserta)

coffee break diselingi obrolan dan berkenalan, bercerita tentang apa yang ingin diwujudkan dalam 12 bulan kedepan.

Jam 10.30 sd 12.00

Membangun bisnis menggunakan media Internet sebagai tool pemasaran (wawasan dan perencanaan)

Sesi ceramah 15 menit menunjukan sebuah proses usaha dimulai hingga berhasil menciptakan transaksi.

Dilanjutkan dengan mengenalkan website gratis, youtube dan sosial media untuk keperluan profil dan pemasaran.

Pada sesi akhir, peserta diminta membuat akun email, bila belum punya, dan mulai membuat akun-akun di blogger, youtube dan googlesite.

Jam 12.00 sd 13.00

Break ISHOMA (sharing ide rencana praktek bisnis online antar peserta)

Di sela-sela ishoma, peserta saling sharing ide dan rencana bisnis online yang akan mereka praktekan pada sesi selanjutnya.

Jam 13.00 sd 16.00

Praktek Membuat website di blogger, googlesite dan pembuatan chanel youtube yang teroptimasi SEO (Search Engine Optimization)

Sesi ini, setelah penyegaran 5 menit, peserta memulai praktek dibawah pengawasan dan bimbingan mentor SEO, mulai membuat website di blogger, membuat googlesite dan map lokasi bisnis, terakhir membuat channel youtube.

Seluruh proses di sesi ini, semua praktek dibimbing agar sesuai dengan standar SEO.

Sesi 30 menit terakhir dibekali teknik agency, cara menjualkan produk atau jasa orang lain dan etika bisnis menggunakan internet marketing.

Last session, sebelum bubar, seklumit tentang the art of selling menggunakan screen marketing.

Catatan:

Bila Kelas dibuat dua hari, maka pada hari berikutnya adalah separuh hari, jam 8.00 sd 12.00 di sela coffee break 30 menit.

Sesi Praktek hari sebelumnya akan diperdalam dengan teknik penulisan artikel, dan memasarkan produk via google store.

Pada hari kedua diisi lebih banyak dengan interaksi, diskusi dan penyelsaian kesulitan-kesulitan yang dialami pada sesi 3 hari sebelumnya.

Seluruh peserta mendapat bimbingan lanjutan via grup whatapp selama 60 hari.

==============================================

disusun di Yogyakarta oleh Surgana (surgana.net)

Bila Anda berminat, utnuk mengumpulkan anak muda atau pun mahasiswa dan memberi mereka bekal kewirausahaan sosial, bisa hubungi 08174104111

Portfolio Social Entrepreneurhip yang sudah saya kembangkan:

Penjuala Kursi rotan, pembuatan paper bag, pembuatan helm ukir, dan pembuatan souvenir kerajianan tangan.

Leave a Reply